Berita Terbaru Hari Ini, Update dan Terpercaya
KBLI  

Cara Memilih KBLI yang Tepat untuk Usaha

memilih KBLI untuk usaha

Sah! – Memilih KBLI yang tepat untuk usaha menjadi salah satu langkah penting sebelum mengurus legalitas melalui OSS. KBLI bukan sekadar kode yang harus dicantumkan dalam data usaha, tetapi menunjukkan jenis kegiatan yang dijalankan oleh pelaku usaha.

Kesalahan memilih KBLI dapat membuat data usaha tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya. Lalu, bagaimana cara menentukan KBLI yang tepat?

Pahami Kegiatan Usaha Terlebih Dahulu

Langkah pertama adalah menentukan kegiatan usaha yang benar-benar akan dijalankan.

Jangan langsung mencari kode berdasarkan nama usaha atau nama merek. Misalnya, usaha menggunakan nama “ABC Store”, tetapi kegiatan sebenarnya adalah menjual pakaian secara eceran. KBLI yang dicari harus berdasarkan kegiatan usahanya, bukan nama tokonya.

Begitu juga jika satu usaha memiliki beberapa kegiatan. Masing-masing kegiatan perlu dilihat dan disesuaikan dengan klasifikasi yang tersedia.

Cari Berdasarkan Uraian Kegiatan

Setelah mengetahui kegiatan usaha, cari KBLI berdasarkan uraian kegiatan yang paling sesuai.

KBLI 2025 mengklasifikasikan berbagai aktivitas ekonomi berdasarkan karakteristik kegiatannya. Dalam OSS, pencarian KBLI dapat dilakukan berdasarkan kode, judul, maupun uraian kegiatan.

Karena itu, jangan hanya melihat judul KBLI. Baca juga uraian dan ruang lingkupnya untuk memastikan kegiatan usaha memang termasuk di dalamnya.

Perhatikan KBLI 2025

Saat ini, pelaku usaha perlu memperhatikan KBLI 2025. Klasifikasi tersebut merupakan pembaruan dari KBLI 2020 dan telah digunakan sebagai acuan dalam sistem perizinan berusaha melalui OSS.

BPS juga telah menerbitkan tabel konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025. Tabel tersebut dapat digunakan untuk melihat hubungan antara kode lama dan kode yang berlaku dalam KBLI 2025.

Bagi pelaku usaha yang sudah memiliki NIB, penerapan KBLI 2025 tidak otomatis berarti harus mengurus perizinan baru. Jika tidak terdapat perubahan substansi usaha, penyesuaian kode dapat dilakukan melalui sistem secara otomatis.

Sesuaikan dengan Kegiatan yang Benar-Benar Dijalankan

KBLI sebaiknya tidak dipilih hanya karena terlihat paling dekat dengan nama usaha.

Perhatikan produk atau jasa yang ditawarkan, cara usaha dijalankan, serta kegiatan utama yang dilakukan. Hal ini penting karena KBLI menjadi bagian dari data usaha dalam proses perizinan.

Jika usaha berkembang dan menambah kegiatan baru, pelaku usaha juga perlu mengecek apakah diperlukan penambahan KBLI.

Cek Risiko dan Persyaratannya di OSS

Memilih KBLI bukan hanya soal menemukan kode yang sesuai. Setelah memilihnya, perhatikan pula tingkat risiko dan persyaratan perizinan yang muncul dalam OSS.

Setiap kegiatan usaha dapat memiliki kebutuhan perizinan yang berbeda. Karena itu, jangan berasumsi bahwa semua KBLI memiliki persyaratan yang sama.

Jangan Asal Pilih KBLI

Kesalahan memilih KBLI dapat menyebabkan data legalitas tidak menggambarkan kegiatan usaha yang sebenarnya.

Karena itu, sebelum mengurus NIB, sebaiknya tentukan terlebih dahulu kegiatan usaha, kemudian cari dan pilih KBLI yang sesuai. Setelah itu, data tersebut dapat digunakan dalam proses pendaftaran melalui OSS.

Urutannya sederhana:

Tentukan kegiatan usaha → pilih KBLI → cek risiko dan persyaratan → daftarkan melalui OSS.

Kesimpulan

Memilih KBLI yang tepat perlu dimulai dari memahami kegiatan usaha yang sebenarnya, bukan sekadar mencari nama yang paling mirip.

Pastikan kode, judul, dan uraian KBLI sesuai dengan aktivitas usaha. Perhatikan pula versi KBLI 2025 serta risiko dan persyaratan yang ditampilkan dalam OSS.

Dengan memilih KBLI secara tepat sejak awal, pelaku usaha dapat mengurangi risiko ketidaksesuaian data dalam proses pengurusan legalitas usaha.

Butuh Bantuan Menentukan KBLI?

Masih bingung memilih KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha? Sah! siap membantu mengecek KBLI dan kebutuhan legalitas usaha Anda.

Hubungi WhatsApp 0856 2160 034 atau kunjungi Sah.co.id.

Konsultasi Gratis

Exit mobile version